Posts

Pemerintahan Abdullah Al Makmun pada masa daulah bani Abbasiyah

Abdullah Al Makmun Khalifah Abdullah al Makmun dikenal sebagai seorang khalifah yang arif dan bijaksana. Dan juga dikenal sebagai khalifah yang mengutamakan kemerdekaan berfikir. Beliau melanjutkan usaha usaha para khalifah sebelumnya yaitu lebih mengutamakan dan meningkatkan perhatian pada ilmu pengetahuan. Banyak buku buku ilmu pengetahuan dan juga falsafat didatangkan dari Byzantium yang kemudian diterjemahkan kedalam bahasa arab. Untuk itu Al Makmun banyak menggaji penerjemah penerjemah yang bekerja di baitul hikmah. Penerjemahan yang dimulai sejak jaman Al Mansyur itu telah berjalan kira kira selama kurun waktu satu abad lamanya. Adapun baitul hikmah yabg didirikan oleh Al Makmun bukanlah semata mata sebagai pusat penterjemahan, melainkan juga sebagai perguruan tinggi dan juga difungsikan sebagai perpustakaan. Diantara bidang nidang ilmu yang diutamakan dalam baitul hikmah diantaranya ilmu kedokteran, matematika ( ilmu pasti ), optika, fisika, biologi, ilmu bumi ( geografi ), ilm...

pemerintahan Harun Al Rasyid pada masa daulah Abbasiyah

Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid merupakan seorang khalifah dari Daulah Abbasiyah yang bisa dikatakan berhasil membawa keharuman Bani Abbasiyah. Selama memerintah dari tahun 170 Hijriyah sampai dengan tahun 193 Hijriyah, khalifah Harun Al Rasyid telah mengantarkan Daulah Abbasiyah mencapai zaman keemasan dan puncak kejayaan kebudayaan islam. Keadilan dan kesejahteraan benar benar diperhatikan dan selalu diusahakan secara merata oleh sang khalifah. Ia selali berusaha menciptakan rasa persaudaraan dan membina kesatuan serta persatuan. Pertentangan dan permusuhan antara sesama muslim dilarang. Perkembangan ilmu pengetahuan bertumbuh secara pesat. Politik pemerintahan yang ia jalankan lebih ditekankan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat banyak. Dalam usaha usahanya menciptakan keamanan dan kedamaian di dalam negerinya, Khalifah Harun Al Rasyid menempuh langkah langkah kebijaksanaan dan sejauh mungkin tidak menggunakan kekerasan senjata. Adapun beberapa usahanya dalam mengembalikan...

Pemerintahan Abu Ja'far Al Mansur pada masa daulah Abbasiyah

Abu Ja'far Al Mansur Abu Ja'far Al Mansur adalah bapak dari seluruh khalifah Daulah Abbas dan dialah yang sebenarnya pantas disebut sebagai pendiri serta pembangun daulah abbasiyah sehingga bisa menjadi kokoh, maju, serta berhasil membawa umat Islam ke puncak kejayaannya. Ia memerintah pada tahun 136 Hijriyah sampai tahun 158 Hijriyah ( 754 Masehi sampai 775 Masehi ) kurang lebih pemerintahan Abu Ja'far Al Mansur selama 22 Tahun. Kebijaksanaan-kebijaksanaan pada masa pemerintahan nya pada dasarnya dapat digolongkan kedalam tiga bidang, yaitu bidang pengaturan dan penertiban pemerintah, bidang pembinaan  keamanan dan stabilitas dalam negeri, dan yang terakhir adalah bidang politik luar negeri untuk kemajuan dan perkembangan Daulah Abbasiyah. I. Dalam bidang pengaturan dan penertiban pemerintah, sebagai bentuk usahanya memperkokoh negerinya, Abu Ja'far Al Mansyur menyusun dan menertibkan administrasi pemerintahan yang diatur dengan jelas mengenai tanggung jawab, kerjas...

Pemerintahan Islam pada masa Daulah Abbasiyah

Pemerintahan Islam  pada masa daulah  Abbasiyah. Setelah pemerintahan Bani Umayah tumbang pada tahun 132 H,maka pemerintahan Abbasiyah resmi berdiri. Abdul Abbas sendiri menjadi Khalifah pertama yang memerintah selama 4 tahun yaitu mulai tahun 132 Hijriyah sampai dengan tahun 136 Hijriyah ( 750-754 Masehi) dengan kota Baghdad sebagai pusat kota pemerintahanya. Ia adalah putera dari Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim yang terkenal sebagai seorang yang dermawan, kuat ingatannya dan keras hati serta sangat pendendam terutama kepada Bani Umaiyah. Siapa saja yang menentangnya akan dibunuh, sehingga ia dijuluki dengan As Safah, yang berarti penumpah darah. Sebelum meninggal ia berwasiat bahwa orang yang akan menggantikan kedudukannya sebagai Khalifah ialah adiknya sendiri yaitu Abu Ja'far al Mansyur. I. Kemajuan kemajuan yang diraih pada masa Daulah Abbasiyah. Beberapa kemajuan yang dicapai pada masa Daulah Abbasiyah meliputi bidang ilmu penget...

perkembangan islam pada masa daulah bani abbasiyah

Perkembangan Islam pada Masa Daulah Bani Abbasiyah Sejarah berdirinya Daulah Abbasiyah Daulah Abbasiyah merupakan pemerintahan islam setelah Daulah Umayyah, sejarah mencatat bahwa Daulah Umayyah berdiri melalui kekerasan dan siasat yang kadang kadang sudah melampaui batas dan menyimpang dari ajaran Islam serta rasa kemanusiaan. Pemerintahan yang demikian tersebut kurang disenangi rakyat banyak dan mudah sekali menimbulkan perpecahan diantara rakyat, permusuhan, serta pertentangan.  Faktor faktor tersebutlah akhirnya yang meruntuhkan posisi Daulah Umayyah. Dalam kondisi yang seperti itu, merupakan kesempatan bagi Daulah Abbasiyah untuk menyusun dan melancarkan berbagai propaganda. Mengumpulkan kekuatan dan merebut kekuasaan untuk mendirikan Daulah Abbasiyah. Awal mula melakukan propaganda, Bani Abbas tidak menggunakan dan menonjolkan nama Bani Abbas akan tetapi memakai nama Bani Hasyim, dengan maksud untuk mencegah dan menghindarkan perpecahan antara orang orang  syiah pend...

Ringkasan singkat Berakhirnya periode pemerintahan Daulah Bani Umayyah

Berakhirnya periode Bani Umayyah I. Sebab sebab runtuhnya Bani Umayyah Bani Umayyah berkuasa selama kurang lebih 90 tahun lamanya, tercatat ada 12 kali pergantian khalifah pada masa Bani Umayyah tersebut, diantata ke dua belas khalifah dari Bani Umayyah tersebut antara lain : 1.  Mu'awiyyah ibnu Abu Sufyan 2. Uazid ibnu Muawiyyah 3. Marwan ibnu Hakam 4.  Abdul Malik ibnu Marwan 5. Walid ibnu Abdul Malik 6. Sulaiman ibnu Abdul Malik 7. Umar ibnu Abdul Aziz 8. Yazid ibnu Abdul Malik 9. Hisyam ibnu Abdul Malik 10. Al walid ibnu Yazid ibnu Abdul Malik 11. Yazid ibnu Al walid ibnu Abdul Aziz 12.  Marwan ibnu Muhammad Pemerintahan Bani Umayyah berakhir pada tahun 132 Hijriyah atau 750 Masehi. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan keruntuhan Banu Umayyah adakah sebagai berikut: a. Di ubahnya sistem musyawarah dengan sistem kerajaan, dimana khalifah selanjutnya diteruskan kepada putera mahkota. b. Di khianatinya permusyawaratan Daumatul Jandal dan perjanjian Ma...

Pemerintahan Yazid III pada periode Daulat Bani Umayyah

Pemerintahan Yazid ibnu Al Walid ibnu Abdul Malik Setelah terbunuhnya Al Walid, maka posisi khalifah di isi oleh Yazid III. Ia adalah seorang khalifah yang dikenal sebagai seorang yang kuat beribadah, tidak seperti Al Walid yang dikenal memiliki sifat kurang terpuji. Karena kebaikan sifatnya inilah maka Yazid III diberi gelas An-Naqish atau yang mengurangi. Gelar ini diberikan karena ia dirasa mampu mengurangi anggaran belanja untuk Mekkah dan Madinah. Pada masa pemerintahan nya yang tam begitu lama, keadaan pemerintahan sudah mulai goyang karena dengan diam diam para pelopor Daulat Abba mulai bekerja keras untuk meyusun kekuatan yang berpusat di Khurasan. Para pelopor ini mulai melakukan propaganda propaganda  ke negara lain. Beberpa tokoh dari para pelopor ini antara lain : Abu Muslim Al Khurasani dan Ibrahim Al Imam Yazid III memerintah hanya selama lima bulan saja sebab beliau meninggal dunia pada tahun itu juga.