Pemerintahan Islam pada masa Daulah Abbasiyah
Pemerintahan Islam pada masa daulah Abbasiyah.
Setelah pemerintahan Bani Umayah tumbang pada tahun 132 H,maka pemerintahan Abbasiyah resmi berdiri. Abdul Abbas sendiri menjadi Khalifah pertama yang memerintah selama 4 tahun yaitu mulai tahun 132 Hijriyah sampai dengan tahun 136 Hijriyah ( 750-754 Masehi) dengan kota Baghdad sebagai pusat kota pemerintahanya. Ia adalah putera dari Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim yang terkenal sebagai seorang yang dermawan, kuat ingatannya dan keras hati serta sangat pendendam terutama kepada Bani Umaiyah. Siapa saja yang menentangnya akan dibunuh, sehingga ia dijuluki dengan As Safah, yang berarti penumpah darah. Sebelum meninggal ia berwasiat bahwa orang yang akan menggantikan kedudukannya sebagai Khalifah ialah adiknya sendiri yaitu Abu Ja'far al Mansyur.
I. Kemajuan kemajuan yang diraih pada masa Daulah Abbasiyah.
Beberapa kemajuan yang dicapai pada masa Daulah Abbasiyah meliputi bidang ilmu pengetahuan, kebudayaan dan juga kemasyarakatan. Diantara kemajuan kemajuan tersebut antara lain:
a. Dalam bidang ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat ilmu ilmu kedokteran, ilmu perbintangan ( astronomi ) ilmu kimia, logika , ilmu filsafat dan juga ilmu hukum
b. Dalam bidang pembangunan meliputi pembangunan perpustakan perpustakaan sebagai tempat menyimpan, mengumpulkan, dan membaca buku buku yang sangat berharga. Serta berdirinya perguruan perguruan tinggi sebagai tempat untuk memperdalam ilmu agama maupun ilmu umum. Pembangunan irigasi dan pertanian secara modern
c. Dalam bidang politik meliputi lahirnya ilmu ilmu politik ekonomi dan pendidikan dan kemasyarakatan ( sosiologi )
d. Dalam bidang ekonomi meliputi terbukanya jalan perdagangan melalui darat ke berbagai daerah sampai ke cina.
e. Dalam bidang kesenian dan budaya meliputi terciptanya berbagai macam kesenian, seperti kota Baghdad sebagai ibukota Daulah Abbasiyah yabg dibangun menjadi kota dan pusat kesenian,
Selain kemajuan kemajuan diatas, masih banyak lagi kemajuan yang diraih Daulah Abbasiyah seperti tersusunnya ensiklopedia yaitu semacam kamus tengang ilmu pengetahuan, tersusunya buku buku fiqh yang membahas berbagai masalah seperti perdagangan, pengadilan, pemerintahan, pertanian, kemasyarakatan dan juga yang lainnya. Pada masa Daulah Abbasiyah lahir banyak tokoh tokoh besar mahzab ( aliran ) fiqh islam yang sangat besar peranan nya dalam perkembangan islam.
III. Para Khalifah daulah Abbasiyah
Khalifah khalifah Daulah Abbasiyah jumlahnya lebih dari 37, diantara mereka terdapat beberapa khalifah terkenal sangat berjasa membawa kemajuan umat Islam dan telah menciptakan berbagai macam kemajuan dalam berbagai bidang. Diantara para khalifah yang terkenal tersebut diantaranya adalah:
1. Abdul Abbas As Safah yang memerintah pada tahun 132 - 136 Hijriyah
2. Abu Ja'far Al Mansur yang memerintah pada tahun 136 - 158 Hijriyah
3. Al Mahdi yang memerintah pada tahun 158 - 169 Hijriyah
4. Musa Al Hadi yang memerintah pada tahun 169 - 170 Hijriyah
5. Harun Al Rasyid yang memerintah pada Tahun 170 - 193 Hijriyah
6. Abdullah Al Amin yang memerintah pada tahun 193 - 198 Hijriyah
7. Abdullah Al Makmun yang memerintah pada tahun 198 - 218 Hijriyah
8. Al Mu'tasim yang memerintah pada tahun 218 - 227 Hijriyah
9. Al Watsik Billah yang memerintah pada tahun 227 - 232 Hijriyah
Setelah pemerintahan Bani Umayah tumbang pada tahun 132 H,maka pemerintahan Abbasiyah resmi berdiri. Abdul Abbas sendiri menjadi Khalifah pertama yang memerintah selama 4 tahun yaitu mulai tahun 132 Hijriyah sampai dengan tahun 136 Hijriyah ( 750-754 Masehi) dengan kota Baghdad sebagai pusat kota pemerintahanya. Ia adalah putera dari Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim yang terkenal sebagai seorang yang dermawan, kuat ingatannya dan keras hati serta sangat pendendam terutama kepada Bani Umaiyah. Siapa saja yang menentangnya akan dibunuh, sehingga ia dijuluki dengan As Safah, yang berarti penumpah darah. Sebelum meninggal ia berwasiat bahwa orang yang akan menggantikan kedudukannya sebagai Khalifah ialah adiknya sendiri yaitu Abu Ja'far al Mansyur.
I. Kemajuan kemajuan yang diraih pada masa Daulah Abbasiyah.
Beberapa kemajuan yang dicapai pada masa Daulah Abbasiyah meliputi bidang ilmu pengetahuan, kebudayaan dan juga kemasyarakatan. Diantara kemajuan kemajuan tersebut antara lain:
a. Dalam bidang ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat ilmu ilmu kedokteran, ilmu perbintangan ( astronomi ) ilmu kimia, logika , ilmu filsafat dan juga ilmu hukum
b. Dalam bidang pembangunan meliputi pembangunan perpustakan perpustakaan sebagai tempat menyimpan, mengumpulkan, dan membaca buku buku yang sangat berharga. Serta berdirinya perguruan perguruan tinggi sebagai tempat untuk memperdalam ilmu agama maupun ilmu umum. Pembangunan irigasi dan pertanian secara modern
c. Dalam bidang politik meliputi lahirnya ilmu ilmu politik ekonomi dan pendidikan dan kemasyarakatan ( sosiologi )
d. Dalam bidang ekonomi meliputi terbukanya jalan perdagangan melalui darat ke berbagai daerah sampai ke cina.
e. Dalam bidang kesenian dan budaya meliputi terciptanya berbagai macam kesenian, seperti kota Baghdad sebagai ibukota Daulah Abbasiyah yabg dibangun menjadi kota dan pusat kesenian,
Selain kemajuan kemajuan diatas, masih banyak lagi kemajuan yang diraih Daulah Abbasiyah seperti tersusunnya ensiklopedia yaitu semacam kamus tengang ilmu pengetahuan, tersusunya buku buku fiqh yang membahas berbagai masalah seperti perdagangan, pengadilan, pemerintahan, pertanian, kemasyarakatan dan juga yang lainnya. Pada masa Daulah Abbasiyah lahir banyak tokoh tokoh besar mahzab ( aliran ) fiqh islam yang sangat besar peranan nya dalam perkembangan islam.
III. Para Khalifah daulah Abbasiyah
Khalifah khalifah Daulah Abbasiyah jumlahnya lebih dari 37, diantara mereka terdapat beberapa khalifah terkenal sangat berjasa membawa kemajuan umat Islam dan telah menciptakan berbagai macam kemajuan dalam berbagai bidang. Diantara para khalifah yang terkenal tersebut diantaranya adalah:
1. Abdul Abbas As Safah yang memerintah pada tahun 132 - 136 Hijriyah
2. Abu Ja'far Al Mansur yang memerintah pada tahun 136 - 158 Hijriyah
3. Al Mahdi yang memerintah pada tahun 158 - 169 Hijriyah
4. Musa Al Hadi yang memerintah pada tahun 169 - 170 Hijriyah
5. Harun Al Rasyid yang memerintah pada Tahun 170 - 193 Hijriyah
6. Abdullah Al Amin yang memerintah pada tahun 193 - 198 Hijriyah
7. Abdullah Al Makmun yang memerintah pada tahun 198 - 218 Hijriyah
8. Al Mu'tasim yang memerintah pada tahun 218 - 227 Hijriyah
9. Al Watsik Billah yang memerintah pada tahun 227 - 232 Hijriyah
Comments
Post a Comment