pekembangan Islam periode Khalifah Abu Bakar Assidiq

Perkembangan islam masa khalifah  Abu Bakar As Sidiq
        Masa khulafaurrasyidin adalah masa pemerintahan umat islam Setelah Nabi Muhammad Saw wafat, yang dipimpin oleh para sahabat nabi, mereka adalah sahabat sahabat nabi yang terdekat dan mempunyai pemikiran pemikiran cerdas dalam segala urusan.
Perkembangan Islam pada masa khalifah Abu Bakar Assidiq.
A. Permasalahan yang muncul pada masa ke khalifahan Abu Bakar.
Pada awal pemerintahan nya, banyak masalah masalah yang harus dihadapi, diantaranya adalah sebagai berikut:
I. Orang orang murtad.
Beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya golongan murtad antara lain:
Setelah Nabi muhammad Saw wafat, orang orang yang telah memahami agama Islam dan mempunyai iman yang teguh sebagian besar hanya penduduk Makkah, Madinah, dan Thaif, sedangkan penduduk di luar wilayah tersebut dalam memeluk Islam masih dalam taraf pengakuan saja, mereka tidak dapat memisahkan agama dari Rasul pembawanya, maka ketika Rasul wafat mereka merasa tidak terikat lagi dengan islam dan memilih kembali memeluk agama nenek moyang.
Selain faktor diatas, yang menyebabkan banyak nya golongan murtad adalah kebanyakan mereka yang memeluk agama Islam tidak didasari oleh keyakinan yang sebenarnya, sebagian besar mereka masuk islam semata mata untuk menghindari peperangan dengan kaum muslimin. Mereka belum menyadari dan memahami bahwa peperangan yang dilakukan oleh kaum muslimin semata mata hanya untuk membela diri bukan untuk menyerang kemudian menjajah atau menguasai.
II. Bermunculan nabi nabi palsu
Pada akhir hayat Nabi Muhammad Saw, mulai bermunculan orang orang yang mengaku dirinya sebagai nabi, setelah Nabi wafat sebagian dari mereka berani menyatakan dirinya sebagai nabi, diantara orang orang yang mengaku sebagai nabi palsu diantaranya:
- Musailamah Al-Kazzab dari bani Hanifah di Al-Yamamah
- Thulaihah bin Khuwailid dari bani As'ad
- Sajah dari bani Tamim, yang kemudian menikah dengan Musailamah Al-Kazzab
- Aswad Al-Ansai dari Yaman
III. Golongan pembakang yang enggan membayar zakat.
Kebanyakan dari golongan pembangkang yang enggan membayar zakat ini adalah kabilah kabilah yang berdiam di sekitar Madinah seperti Bani Gatfan, Bani Bakr, dan sebagainya. Menurut mereka membayat zakat hanya kepada Nabi Muhammad Saw  sedangkan setelah Nabi wafat,  zakat bagi mereka hanyalah pajak atau upeti yang dipaksakan.
Upaya-Upaya Abu Bakar Assidiq dalam mengatasi masalah yang muncul.
Untuk mengatasi masalah masalah yang terjadi pada masa pemerimtahan nya, khalifah Abu Bakar melakukan upaya upaya untuk mengatasi masalah yang ada, diantara upaya Abu Bakar yaitu:
-  Bermusyawarah dengan para sahabat, untuk menentukan tindakan yang harus diambil. Akhirnya dengan persrtujuan bersama, Abu Bakar mengambil keputusan untuk memerangi semua golongan yang telah menyeleweng dari kebenaran Islam.
- membentuk 11 pasukan untuk menumpas penyelewengan yang ada, nasing masing pasukan yang disiapkan Abu Bakar Assidiq dipimping oleh Khalid bin Walid, Amr bin Ash, Ikrimah, Syurahbil, dan lain sebagainya.
- mengirim surat perdamaian dan menyerukan agar kembali ke ajaran Islam yang benar. Dan bagi golongan yang tetap menyeleweng akan di tumpas.
Berkat upaya yang dilakukan Abu Bakar,  dalam kurun waktu kurang dari satu tahun golongan golongan murtad, nabi palsu, dan para pembangkang dapat di tumpas.
B. Perjuangan Abu Bakar untuk memajukan Islam.
Beberapa upaya yang dilakukan Abu Bakar pada masa ke Khalifahan nya antara lain:
I.   Perluasan wilayah Islam ( tahun 11 sampai dengan Tahun 13 Hijriyah )
Perluasan wilayah islam yang dilakukan Abu Bakar yang terpenting adalah perluasan wilayah ke Irak, Persi , syiria dan Syam.
Perluasan wilayah ke Irak dilakukan oleh pasukan yang dipimpin oleh Khalid binWalid dan Al Mutsana ibnu Haritsah serta Qa'qa bin Amr. Irak pada waktu itu merupakan jajahan kerajaan Persia, peperangan antara pasukan Khalid bin Walid terjadi karena panglima perang Persia yang bernama Hormutz menolak untuk masuk islam atau menyerah dengan membayar upeti. Dalam peperangan yang terjadi, Hormuz terbunuh di tangan Khalid bin Walid dan kemenangan  demi kemenangan yang diraih oleh pasukan Islam  telah berhasil menaklukkan beberapa wilayah diantaranya Mazar, Walajh, Allis, Hirah, Anbar, Ainuttamr, Daumatil Jandal dan sebagainya. 
II. Perluasan wilayah Islam ke Syam ( syiria )
Negeri syam pada saat itu merupakan jajahan bangsa Romawi, khalifah Abu Bakar mengerahkan bala tentara nya dalam jumlah besar sebanyak 12.000 personil, namun kemudoan ditambah  menjadi 24.000 personil dan mengangkat Khalid Bin Sa'ad sebagai kepala Daerah Taima yang merupakan daerah perbatasan Syam. Pasukan yang dikirim ke syam dibagi menjadi empat.
Pertama, pasukan yang dipimpin oleh Abu Ubaidah bin Jarrah dikirim ke Hirns, sekaligus mengangkat Ubaidilah menjadi khalifah / pemimpin ke empat pasukan tersebut.
Kedua, pasukan yang dipimpin oleh Yazid Ibnu Abi Sufyan yang ditugaskan ke Damaskus
Ketiga, Pasukan yang dipimpin olwh Amru bin Ash yang dikirim ke Plaestina
Keempat, pasukan yang dipimpin oleh Syurahbil bin Hasanah yang dikirim ke lembah Yordania.
Khalid bin walid yang semula memimpin pertempuran di Irak kemudian ditarik untuk bergabung membantu pasukan Islam di syam, sekaligus menunjuknya sebagai penglima besar.
Peperangan yang terjadi antara pasukan Islam dan pasukan Romawi terjadi di bagian Ajnadain pada tahun 13 Hijriyah, dan puncak dari pertempuran tersebut terjadi di Yamurk  pasukan romawi berjumlah 100.000-120.000 personil yang dipimpin oleh  panglima Theodore, saudara raja Romawi ( Heraklius ) berhasil dikalahkan.
IV. Kemajuan pada masa Khalifah Abu Bakar As Sidiq
Selama menjadi khalifah, hasil dari perjuangan yang telah dicapai oleh Abu Bakar Assidiq antara lain
1.  perbaikan sosial ( Masyarakat )
Dengan memberantas para penyeleweng, orang orang murtad, dan pembangkang yang mengaku sebagai nabi palsu, orang orang yang enggan membayar zakat serta golongan golongan yang sengaja merongrong dan merusak islam. 
- perluasan dan pengembangan wilayah Islam
Dengan memperluas wilayah islam hingga sampai ke Irak dan Syam ( Syiria ), dimana disetiap daerah daerah tersebut dibagi menjadi beberapa wilayah dan setiap wilayah diangkat seorang Gubernur yang sekaligus menjadi seorang hakim dan imam sholat.
- pengumpulan ayat ayat Al-Qur'an
Pengumpulan Al-Quran pada masa khalifah Abu Bakar merupakan usulan dari Umar bin Khatab, karena beberapa alasan diantaramya banyak dari sahabat penghafal Al-Qur'an gugur sebagai syahid dimedan perang, selain itu ayat ayat yang ditulis pada daun-daun dan tulang tulang serta kulit kayu dikhawatirkan mudah rusak dan hilang. Kemudian Abu Bakar menerima usulan Umar bin Khatab dan memerintahkan Zaid bin Tsabit untuk mengumpulkan ayat ayat Alqur'an dalam satu mushaf, kemudian  setelah selesai barulah diserahkan kepada Khalifah untik kemudian disimpan.

Comments

Popular posts from this blog

Pemerintahan Al Walid ibnu Yazid ibnu Abdul Malik pada masa daulat Bani Umayyah

Pemerintahan Yazid III pada periode Daulat Bani Umayyah