Pemerintahan Umar ibnu Abdul Aziz pada masa periode daulat bani Umayyah


Pemerintahan Umar ibnu Abdul Aziz
Umar ibnu Abdul Aziz adalah putera Marwan, ibunya bernama Laila 'Ashim yaitu cucu dari Umar bin Khatab. Istrinya bernama Fatimah binti Abdul Malik. Jadi Umar ibnu Abdul Malik adakah cicit Umar ibnu Khatab.
Umar ibnu Abdul Aziz ialah seorang khalifah yang membuka lembaran baru dalam memegang pemerintahan islam. Ia dikenal memiliki sifat sifat yang mulia seperti nenek moyangnya yaitu sopan, santun, adil, sederhana, dan bertaqwa kepada Allah SWT dan sangat mencintai rakyatnya.  Ia merupakan salah satu  khalifah dari bani Umayyah yang mengendalikan  pemerintahan sesuai dengan ajaran Islam yang sebenarnya sebagaimana yang tekah dilakukan oleh khalifah terdahulu ( Abu Bakar dan Umar bin Khatab ).
Ia dipilih sebagai khalifah oleh Sulaiman saat khalifah Sulaiman sedang kritis. Meskipun Umar bukanlah saudara sekerturunan namun nampaknya pikihan Sulaiman itu sangat tepat karena Umar adalah satu satunya sosok pemimpin yang dikehendaki umat islam pada masa itu.
Umar ibnu Aziz naik tahta dan menjabat sebagai khalifah pada usia nya yang ke 37, sebelum menjabat sebagai khalifah, ia pernah menjabat sebagai Gubernur di wilayah Hijjaz pada masa khalifah Walid. Dikala ia menjabat sebagai Gubernur, Umar ibnu Abdul Aziz telah membangun dan memperluas masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Ak Haram di Makkah. Pada masa Sulaiman ia menjabat sebagai Al Katib atau sekretaris.
Dikalangan Bani Umayyah, ada beberapa hal yang istimewa pada masa pemerintahan Umar ibnu Abdul Aziz, diantaranya :
a. Jabatan kekhalifahan yang akan dipangkunya ditawarkan terlebih dahulu kepada Masyarakat, dan kebanyakan dari Masyarakar tersebut memilih Umar ibnu Abdul Aziz sebagai khalifah
b. Lebih mementingkan urusan Agama dibandingkan dengan urusan Politik
c. Lebih mementingkan persatuan umat islam daripada mementingkan  kepentingan golongan
d. Penyiaran dan perluasan islam dilakukan dengan cara damai
e. Bersikap adil terhadap semua pihak
I. Kembali ke ajaran islam yang sebenarnya
Sebelum ia menjabat sebagai khalifah, kehidupan yang dijalani nya cukup mewah, baik pakaian, maupun peralatan rumah tangga nya. Namun setelah menjabat sebagai khalifah berdasarkan pemilihan umat islam, maka ia menangis meratapi kehidupan orang yang menderita. Pilu hatinya ketika melihat penjara penjara dipenuhi oleh para narapidana., serta menyesalkan para pejabat pejabat terdahulu yang menjabat sebelum nya saling berebut kekuasaan dan harta kekayaan. Demikian juga dengan umat islam yang saling bertentangan sehingga mengakibatkan pertumpahan darah dan peperangan saudara. Umar ingin semua ini ditata kembali menurut ajaran agama Islam yang sebenarnya. Usaha nya ini dilakukan dengan tindakkan tindakan diantaranya :
a. Memecat para pejabat yang dinilai tidak cakap dan tidak mementingkan urusan agama dan negata, diantara pejabat yang dipecat oleh Umar ibnu Abdul Aziz antara lain Yazid ibnu Abi Muslim
b. Mengajak seluruh masyarakat agar menghidupkan syiar islam. Mentaati perintah Allah dan menjauhka kemewahan yang berlebihan
c. Menghentikan seluruh sikap maupun kegiatan yang memusuhi Ali dan Golongan Syiah baik ditempat umum maupun di dalam Khutbah
d. Penyiaran agama islam dilakukan dengan cara yang damai, dengan penyebaran para Mubaligh seluas luasnya
II. Penyiaran islam ke luar negeri
Adapun beberapa cara menyiarkan ajaran islam keluar negeri antara lain :
a. Mengirimka para mubaligh misalkan kepada raja raja di India, Turki, dan raja raja di bar bar atau Afrika, usaha umar ini mendapat sambutan yang baik dari raja raja tersebut
b. Menghentikan usaha peperangan diluar negeri, bahkan semua pasukan yang sedang menyerang di konstantinopel ditarik kembali ke Damaskus
c. Mengirimkan brosur brosur ilmu pengetahuan kepada para Gubernur , dengan cara damai seperti ini banyak sambutan baik serta banyak orang orang yang tertarik untuk mendalami dan masuk islam

Comments

Popular posts from this blog

Pemerintahan Al Walid ibnu Yazid ibnu Abdul Malik pada masa daulat Bani Umayyah

Pemerintahan Yazid III pada periode Daulat Bani Umayyah

pekembangan Islam periode Khalifah Abu Bakar Assidiq