Pemerintahan Sulaiman ibnu Abdul Malik pada periode daulat Bani Umayyah
Pemerintahan Sulaiman ibnu Abdul Malik
Sulaiman ibnu Abdul malik yang naik tahta pada usia 42 tahun ini dikenal sebagai seorang pemimpin yang tampan, oleh karenanya ia dijuluki sebagai raja remaja karena ketampanan nya. Ia juga dikenal sebagai khalifah yang mempunyai sifat sifat terpuji seperti fasih dan lancar berbahasa, adil dan gemar ke medan perang, namun ia juga dikenal mempunyai sifat pendendam. Masa pemerintahan Sulaiman hanya selama 3 tahun yaitu antara tahun 96 sampai dengan tahun 99 Hijriyah, adapun usaha usaha yang dilakukan oleh khalifah Sulaiman ibnu Abdul malik adalah meneruskan usaha usaha kakaknya dalam melakukan perluasan wilayah, adapun usaha perluasan wilayah tersebut yaitu:
a. Memerintahkan Gubernur Yazid ibnu Muhallab untuk melakukan perluasan wilayah dan berhasil menaklukkan daerah Jurjan dan Tabrisan di tepi laut Kaspi
b. Mengutus saudaranya Maslamah ibnu Abdul Malik dengan memimpin pasukan yang besar, adapun jumlah pasukan yang di pimpin oleh Maslamah kurang lebih sekitar 100,000 orang. Dengan mengadakan pengepungan ke konstantinopel untuk yang ketiga kalinya, namun sebelum terjadi pengepungan tersebut, datanglah putra mahkota Byzantium yang bernama Leo dengan maksud bergabung dengan pasukan Islam. Nanun ternyata hal ini hanya dijadikan sebagai siasat belaka, setelah armada islam makin mendekat dengan kota Konstantinopel, maka kapal kapal pasukan islam dibakar habis dan pasukan islam pun terpaksa mundur ke Damaskus dengan membawa kerugian yang besar. Dalam keadaan yang seperti itu, Leo mengangkat dirinya sebagai kaisar di Byzantium.
Pada masa pemerintahan Sulaiman ibnu Abdul Malik, Gubernur Magribil Aqsha ( Musa ibnu Nushair ) ditangkap dan dipenjarakan seumur hidup sampai mati dengan alasan ia dianggap tidak taat kepada khalifah. Pada waktu Sulaiman belum menjabat sebagai khalifah, ia pernah berpesan kepada Musa untuk tidak pulang dahulu ke Damaskus dengan membawa rampasan perang. Namun ternyata Musa datang ke Damaskus dan membawa rampasan harta perang dan menyerahkanya kepada Walid yang saat itu sedang sakit keras. Itulah yang menjadikan alasan kenapa akhirnya Musa ditangkap dan dipenjara sampai mati oleh Sulaiman.
Sulaiman ibnu Abdul malik yang naik tahta pada usia 42 tahun ini dikenal sebagai seorang pemimpin yang tampan, oleh karenanya ia dijuluki sebagai raja remaja karena ketampanan nya. Ia juga dikenal sebagai khalifah yang mempunyai sifat sifat terpuji seperti fasih dan lancar berbahasa, adil dan gemar ke medan perang, namun ia juga dikenal mempunyai sifat pendendam. Masa pemerintahan Sulaiman hanya selama 3 tahun yaitu antara tahun 96 sampai dengan tahun 99 Hijriyah, adapun usaha usaha yang dilakukan oleh khalifah Sulaiman ibnu Abdul malik adalah meneruskan usaha usaha kakaknya dalam melakukan perluasan wilayah, adapun usaha perluasan wilayah tersebut yaitu:
a. Memerintahkan Gubernur Yazid ibnu Muhallab untuk melakukan perluasan wilayah dan berhasil menaklukkan daerah Jurjan dan Tabrisan di tepi laut Kaspi
b. Mengutus saudaranya Maslamah ibnu Abdul Malik dengan memimpin pasukan yang besar, adapun jumlah pasukan yang di pimpin oleh Maslamah kurang lebih sekitar 100,000 orang. Dengan mengadakan pengepungan ke konstantinopel untuk yang ketiga kalinya, namun sebelum terjadi pengepungan tersebut, datanglah putra mahkota Byzantium yang bernama Leo dengan maksud bergabung dengan pasukan Islam. Nanun ternyata hal ini hanya dijadikan sebagai siasat belaka, setelah armada islam makin mendekat dengan kota Konstantinopel, maka kapal kapal pasukan islam dibakar habis dan pasukan islam pun terpaksa mundur ke Damaskus dengan membawa kerugian yang besar. Dalam keadaan yang seperti itu, Leo mengangkat dirinya sebagai kaisar di Byzantium.
Pada masa pemerintahan Sulaiman ibnu Abdul Malik, Gubernur Magribil Aqsha ( Musa ibnu Nushair ) ditangkap dan dipenjarakan seumur hidup sampai mati dengan alasan ia dianggap tidak taat kepada khalifah. Pada waktu Sulaiman belum menjabat sebagai khalifah, ia pernah berpesan kepada Musa untuk tidak pulang dahulu ke Damaskus dengan membawa rampasan perang. Namun ternyata Musa datang ke Damaskus dan membawa rampasan harta perang dan menyerahkanya kepada Walid yang saat itu sedang sakit keras. Itulah yang menjadikan alasan kenapa akhirnya Musa ditangkap dan dipenjara sampai mati oleh Sulaiman.
Comments
Post a Comment