Perkembangan Islam periode Khalifah Ustman bin Affan

Masa ke Khalifahan Ustman bin Affan.
        Ustman menjabat sebagai khalifah mulai tahun 23 Hijriyah sampai dengan tahun 35 Hijriyah bertepatan dengan tahun 644 sampai tahun 656 Masehi. Selama masa Ke Khalifahan Ustman, islam mengalami masalah dan kemajuan, berikut penjelasan singkat mengenai  pemerintahan islam pada masa  khalifah Ustman bin Affan.
I. Perluasan wilayah Islam.
Selama menjadi khalifah, Ustman bin Afgan juga melakukan perluasan  wilayah Islam seperti khalifah khalifah sebelumnya. Beberapa wilayah yang berhasil ditaklukkan pada masa pemerintahan Ustman bin Affan antara lain:
1. Perluasan wilahah ke Khurasan
Ustman bin Affan memerintahkan Sa'ad bin Al Ash bersama Huzaifah Ibnu Yaman untuk meminpin pasukan Islam ke wilayah Khurasan. Pertempuran kemudian dimenangkan oleh pasukan Islam.
2. Perluasan ke wilayah Armenia dan Tunisia ( Afrika )
Utusan yang diperintahkan oleh Ustman untuk memimpin pasukan ke wilayah Armenia adalah Salman Rabi'ah Al Bahili. Sedangkan pasukan yang dikirim ke Tunisia dipimpin oleh Abdullah bin Sa'ad bin Abi Sa'ad bin Abi Sarah. Kedua pertempuran ini berhasil dimenangkan oleh pasukan Islam.
3. Perluasan wilayah ke Amuriah dan Cyprus.
III. Masalah yang dihadapi Khalifah Ustman bin Affan
Pemberontakan pemberontakan yang dilakukan oleh pembesar-pembesar daerah daerah yang ingin kembali pada kekuasaan pemerintahan lama sebelum menjadi kekuasaan Islam. Beberapa pemberontakan yang harus dihadapi oleh Khalifah Ustman bin Affan antara lain:
1. Pemberontakan bangsa Romawi yang masih tinggal di Mesir. Pemberontakan yang dilakukan oleh bangsa Romawi  terjadi dua kali, yaitu pada  tahun  25 H ( 646 Masehi ) dan pada tahun 31 Hijriyah ( 652 Masehi ).
2. Pemberontakan di persi yang terjadi pada tahun 31 Hijriyah ( 652 Masehi ) dilakukan oleh Raja Persi Yazdarjid III.
IV. Kemajuan kemajuan yang diraih Khalifah Ustman bjn Affan.
1. Perluasan wilayah Islam terpenting pada masa Khalifah Ustman bin Affan meliputi wilayah Afrika, Mesir, Cyprus, Konstantinopel , dan wilayah wilayah lain seperti Barqah, Tripoli, Armenia, Thabaristan, Amu Daria, Mawaraan Nahri, Balkh, Harah, Kabul, dan Ghanzah di Turkistan.
2. Membentuk angkatan laut yang diusulkan oleh para Gubernur di daerah dengan dilengkapi person serta sarana yang memadai.
3. Menyempurnakan pembukuan Al-Qur'an yang sudah dirintis sejak masa kekhalifahan Abu Bakar Assidiq. Semula kumpulan ayat ayat alquran yang hanya sebuah yang disimpan dirumah Hafsah binti Unar kemudian disalin menjadi empat Mushaf yang masing masing dikirim ke Makkah, Kufah, Basrah, dab Syam. Sedangkan naskah aslinya disimpan di rumah Ustman.
4. Pembagian wilayah Islam demi menertibkan organisasi pemerintahan, pembagian wilayah yang dilakukan oleh Ustman terdiri dari 10 wilayah ( Provinsi ) yang masing masih setiap wilayah dipimpin oleh seorang Amir ( Gubernur ).

Comments

Popular posts from this blog

Pemerintahan Al Walid ibnu Yazid ibnu Abdul Malik pada masa daulat Bani Umayyah

Pemerintahan Yazid III pada periode Daulat Bani Umayyah

pekembangan Islam periode Khalifah Abu Bakar Assidiq