perkembangan Islam pada periode Khalifah Umar bin Khatab
Perkembangan Islam masa Khalifah Umar bin Khatab.
Dalam periode khakifah Abu Bakar dan Umar bin Khatab, kondisi kehidupan masyarakat masih dalam taraf kesederhanaan seperti periode Nabi masih hidup. Rakyat masih bersatu padu dalam naungan persaudaraan Islam. Mereka kompak dan semangat berjihad di jalan Allah dan ikhlas demi ketinggian agama Islam.
Adapun upaya upaya yang dilakukan Umar bin Khatab dalam pekrkembangan agama Islam antara lain:
I. Perluasan wilayah Islam
Dalam masa kekhakifahan nya, usaha usaha yabg dilakukan Umar bin Khatab antara lain perluasan wilayah dan pengembangan islam melanjutkan usaha pengembangan wilayah yang sebelumnya telah dilakukan oleh khalifah Abu Bakar Assidiq hingga sampai ke Mesir. Adapun usaha usaha perluasan wilayah yang dilakukan pada masa khalifah Umar bin Khayab antara lain:
1. Melanjutkan pertempuran di syam ( syiria )
Usaha perluasan wilayah kembali dilakukan oleh tentara Islam setelah peperangan Yamurk selesai. Pada saat itu tentara islam dibagi menjadi dua, yaitu panglima Abu Ubaidah dan Khalid bin Walid beserta pasukan nya ditugaskan ke bagian utara, sedangkan panglima Amru bin Ash dan Syurahbil beserta pasukannya ditugaskan ke bagian selatan. Pembagian tugas ini membuahkan hasil yang gemilang dimana negeri negeri yang bisa ditaklukkan antara lain Homs, Hama Qinnisrin, Laziqiah , Aleppo, Akka, Jaffa, Chazzah, dan lain lainnya. Sedangkan Baitul maqdis yang saat itu belum jatuh ke tangan tentara Islam akhirnya menyerah pada tahun 18 Hijriyah ( 638 Masehi ).
2. Melanjutkan perluasan wilayah di Persia.
Perluasan wilayah ke Persia yang sudah dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar dilanjutkan kembali oleh Khalifah Umar bin Khatab, akan tetapi pasukan islam selalu terdesak oleh Kisra Yazdajird II.
3. Perluasan wilayah di Mesir.
Dalam usaha perluasan ke Mesir peperangan pertama terjadi wilayah Bilqis, pertempuran antara tentara Romawi dan tentara Islam akhirya bisa dimenangkan berkat bantuan dari rakyat Mesir. Selanjutnya peperangan kembali terjadi di wilayah Ummu Dunain yang terletak di tepi sungai nil. Setelah melewati pertempuran yang sengit, kemenangan berhasil diraih oleh tentara Islam. Pertempuran terus dilanjutkan hingga ke wilayah wilayah Mesir yang lain seperti babilon dan wilayah Iskandariah.
II. Kemajuan kemajuan pada masa khalifah Unar bin Khatab
Khalifah Umar bin Khatab dikenal sebagai pemimpin yang adil, pemberani, sederhana, dan bijaksana, pada masa pemerintahannya, kemajuan kemajuan yang dicapai antara lain:
1. Perluasan wilayah, seperti wilayah Persia, Damaskus, Romawi, Mesir, Babylon, dan Iskandariyah
2. Pembagian jabatan jabatan pemerintahan dan tugas para pejabat pada pemerintahan, Misalkan seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas jalannya roda pemerintahan dan bertanggung jawab pula atas maju mundurnya Islam.
2. Pembentukan dewan dewan pemerintahan pada pemerintahan seperti dewan perbendaharaan negara yang bertugas mengatur seluruh pemasukan dan pengeluaran uang negara,kemudian dewan militer yang membantu dan memelihara keamanan negara.
3. Pembentukan urusan kehakiman.
4. Penetapan tahun Hijriyah yairu dimulai dari tahun Hijrah Rasulullah Saw dari Makkah ke Madinah ( 622 Masehi = 1 Hijriyah )
5. Pengembangan Masjid masjid seperti masjid Al-Haram, masjid Nabawi , masjid Al Aqsha, dan masjid Al Amru.
6. Mencetak mata uang negara
7. Mendirikan baitul mal.
8. Membuat peraturan gaji pegawai pemerintahan.
9. Membuat pusat pusat pengawasan terhadap timbangan, takaran, kebersihan, jalan , dan sebagainya.
Dalam periode khakifah Abu Bakar dan Umar bin Khatab, kondisi kehidupan masyarakat masih dalam taraf kesederhanaan seperti periode Nabi masih hidup. Rakyat masih bersatu padu dalam naungan persaudaraan Islam. Mereka kompak dan semangat berjihad di jalan Allah dan ikhlas demi ketinggian agama Islam.
Adapun upaya upaya yang dilakukan Umar bin Khatab dalam pekrkembangan agama Islam antara lain:
I. Perluasan wilayah Islam
Dalam masa kekhakifahan nya, usaha usaha yabg dilakukan Umar bin Khatab antara lain perluasan wilayah dan pengembangan islam melanjutkan usaha pengembangan wilayah yang sebelumnya telah dilakukan oleh khalifah Abu Bakar Assidiq hingga sampai ke Mesir. Adapun usaha usaha perluasan wilayah yang dilakukan pada masa khalifah Umar bin Khayab antara lain:
1. Melanjutkan pertempuran di syam ( syiria )
Usaha perluasan wilayah kembali dilakukan oleh tentara Islam setelah peperangan Yamurk selesai. Pada saat itu tentara islam dibagi menjadi dua, yaitu panglima Abu Ubaidah dan Khalid bin Walid beserta pasukan nya ditugaskan ke bagian utara, sedangkan panglima Amru bin Ash dan Syurahbil beserta pasukannya ditugaskan ke bagian selatan. Pembagian tugas ini membuahkan hasil yang gemilang dimana negeri negeri yang bisa ditaklukkan antara lain Homs, Hama Qinnisrin, Laziqiah , Aleppo, Akka, Jaffa, Chazzah, dan lain lainnya. Sedangkan Baitul maqdis yang saat itu belum jatuh ke tangan tentara Islam akhirnya menyerah pada tahun 18 Hijriyah ( 638 Masehi ).
2. Melanjutkan perluasan wilayah di Persia.
Perluasan wilayah ke Persia yang sudah dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar dilanjutkan kembali oleh Khalifah Umar bin Khatab, akan tetapi pasukan islam selalu terdesak oleh Kisra Yazdajird II.
3. Perluasan wilayah di Mesir.
Dalam usaha perluasan ke Mesir peperangan pertama terjadi wilayah Bilqis, pertempuran antara tentara Romawi dan tentara Islam akhirya bisa dimenangkan berkat bantuan dari rakyat Mesir. Selanjutnya peperangan kembali terjadi di wilayah Ummu Dunain yang terletak di tepi sungai nil. Setelah melewati pertempuran yang sengit, kemenangan berhasil diraih oleh tentara Islam. Pertempuran terus dilanjutkan hingga ke wilayah wilayah Mesir yang lain seperti babilon dan wilayah Iskandariah.
II. Kemajuan kemajuan pada masa khalifah Unar bin Khatab
Khalifah Umar bin Khatab dikenal sebagai pemimpin yang adil, pemberani, sederhana, dan bijaksana, pada masa pemerintahannya, kemajuan kemajuan yang dicapai antara lain:
1. Perluasan wilayah, seperti wilayah Persia, Damaskus, Romawi, Mesir, Babylon, dan Iskandariyah
2. Pembagian jabatan jabatan pemerintahan dan tugas para pejabat pada pemerintahan, Misalkan seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas jalannya roda pemerintahan dan bertanggung jawab pula atas maju mundurnya Islam.
2. Pembentukan dewan dewan pemerintahan pada pemerintahan seperti dewan perbendaharaan negara yang bertugas mengatur seluruh pemasukan dan pengeluaran uang negara,kemudian dewan militer yang membantu dan memelihara keamanan negara.
3. Pembentukan urusan kehakiman.
4. Penetapan tahun Hijriyah yairu dimulai dari tahun Hijrah Rasulullah Saw dari Makkah ke Madinah ( 622 Masehi = 1 Hijriyah )
5. Pengembangan Masjid masjid seperti masjid Al-Haram, masjid Nabawi , masjid Al Aqsha, dan masjid Al Amru.
6. Mencetak mata uang negara
7. Mendirikan baitul mal.
8. Membuat peraturan gaji pegawai pemerintahan.
9. Membuat pusat pusat pengawasan terhadap timbangan, takaran, kebersihan, jalan , dan sebagainya.
Comments
Post a Comment